0 Comments

Pengertian Integrasi

Kata integrasi sering terdengar di lingkungan atau di sekitar kita tanpa kita sadari arti atau pengertian integrasi itu sendiri masih banyak yang belum memahaminya sebagai suatu pengertian yang dijadikan istilah untuk menggambarkan atau untuk mendefinisikan suatu keadaan atau suatu situasi. Kata integrasi berasal dari bahasa asing yaitu bahasa Inggris integration yang memiliki arti keseluruhan atau kesempurnaan. Pengertian integrasi dalam bahasa Indonesia sendiri adalah peleburan suatu sistem sehingga menjadi suatu kesatuan yang utuh. Istilah yang biasanya digunakan untuk integrasi ini adalah integrasi sosial yang berarti proses penyesuaian di antara unsur-unsur yang saling berbeda dalam kehidupan masyarakat sehingga menghasilkan pola kehidupan masyarakat yang memiliki keserasian fungsi.

Ternyata, pengertian integrasi tidak hanya memiliki satu makna, namun ada makna lain dari integrasi yang biasanya dipakai, yaitu adalah keadaan ketika kelompok-kelompok etnik beradaptasi dan bersikap komformitas terhadap kebudayaan mayoritas masyarakat, namun masih tetap mempertahankan kebudayaan mereka masing-masing. Secara singkat pengertian integrasi memiliki dua pengertian, yaitu:

  • Pengendalian terhadap konflik dan penyimpangan sosial dalam suatu sistem sosial tertentu, dan
  • Membuat suatu keseluruhan dan menyatukan unsur-unsur tertentu

Pengertian dari integrasi sosial memiliki makna yaitu apabila dalam pengendalian, penyatuan, atau pengaitan satu sama lain itu adalah unsur-unsur sosial atau kemasyarakatan. Dalam hidup bermasyarakat, integrasi sosial ini sangat dibutuhkan dan diperlukan, agar masyarakat tidak bubar begitu menghadapi tantangan dan juga kendala, terutama tantangan konflik yang kerap sekali terjadi secara sosial dan budaya. Integrasi sosial dalam masyarakat ini akan terbentuk apabila sebagian besar masyarakat memiliki kesepakatan tentang batas-batas teritorial, nilai-nilai, norma-norma, dan pranata-pranata sosial.

Adapun bentuk-bentuk integrasi sosial yang berlaku di masyarakat kini terbagi menjadi beberapa bentuk integrasi sosial, yang pertama adalah asimilasi, yaitu pembauran kebudayaan yang disertai adanya ciri khas kebudayaan asli, sedangkan bentuk integrasi sosial lainnya yaitu akulturasi, yang berarti penerimaan sebagian unsur-unsur asing tanpa menghilangkan kebudayaan asli, contohnya adalah Sekaten, akulturasi budaya Jawa, akulturasi Islam-Hindu.

Faktor apa sajakah yang mendorong adanya integrasi? Integrasi didorong oleh faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal dari integrasi adalah kesadaran diri sebagai makhluk sosial, tuntutan kebutuhan, dan juga jiwa dan semangat gotong royong. Sedangkan, faktor eksternal dari akulturasi adalah tuntutan perkembangan zaman, persamaan kebudayaan, terbukanya kesempatan berpartisipasi dalam kehidupan bersama, persamaan visi, misi, dan tujuan, sikap toleransi, adanya konsensus nilai, dan adanya tantangan dari luar. Faktor lainnya yang mendorong adanya integrasi adalah homogenitas penduduk, yaitu apabila tingkat kemajemukan penduduknya rendah, integrasi sosial akan mudah dicapai. Lalu, faktor selanjutnya adalah besar kecilnya kelompok, dan mobilitas geografis. Selain itu, efektivitas komunikasi dan integrasi antara dua hati juga menjadi faktor terdorongnya integrasi.

Keberhasilan terjadinya integrasi sosial juga dapat diukur dari beberapa syarat yang ada, yaitu pertama untuk meningkatkan integrasi sosial setiap individu harus dapat mengendalikan perbedaan atau konflik yang terdapat pada suatu kekuatan bangsa dan bukan sebaliknya. Kedua, tiap warga masyarakat harus saling dapat mengisi kebutuhan antara satu dengan yang lainnya, dan ketika terciptanya kesepakatan-kesepakatan bersama mengenai norma-norma dan nilai-nilai sosial untuk menjadi pedoman hidup bermasyarakat.

Pentingnya terbentuk integrasi sosial di kalangan masyarakat ini akan membantu memudahkan pola pikir masyarakat menjadi lebih terbuka kepada hal-hal yang tidak sejalan dan hal-hal yang tidak sependapat dengan tata nilai yang berlaku di masyarakat. Dengan adanya integrasi sosial, berbagai tantangan sosial akan lebih mudah diatasi dan juga akan lebih mudah dikendalikan kepada jalan yang benar dan baik.

Tags: ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *